BLANTERVIO103

Tujuan Menulis

Tujuan Menulis
1/09/2019

Sebagai seorang penulis, kita harus mengetahui maksud dan tujuan yang hendak dicapai sebelum menulis. Hugo Hartig (dalam Tarigan, 2008: 25) menyebutkan bahwa tujuan menulis ada tujuh jenis, sebagai berikut.

a. Assignment purpose (tujuan penugasan)
Tujuan penugasan ini sebenarnya tidak mempunyai tujuan sama sekali. Penulis menulis sesuatu karena ditugaskan, bukan atas kemauannya sendiri (misalnya para siswa yang diberi tugas merangkum buku, sekretaris yang ditugaskan membuat laporan atau notulen rapat).

b. Altruistic purpose (tujuan altruistik)
Penulis bertujuan untuk menyenangkan para pembaca, menghindarkan kedukaan para pembaca, ingin menolong para pembaca dalam memahami, menghargai perasaan dan penalarannya, ingin membuat hidup para pembaca lebih mudah dan lebih menyenangkan dengan karyanya itu. Seseorang tidak akan dapat menulis secara tepat guna kalau dia percaya, baik secara sadar maupun secara tidak sadar bahwa pembaca atau penikmat karyanya yakni “lawan” atau “musuh”. Tujuan altruistik yakni kunci keterbacaan sesuatu tulisan.

c. Persuasive purpose (tujuan persuasif)
Tulisan yang bertujuan meyakinkan para pembaca akan kebenaran gagasan yang diutarakan atau diungkapkan oleh penulis.

d. Informational purpose (tujuan informasional, tujuan penerangan)

Tulisan yang bertujuan memberi informasi atau keterangan penerangan kepada para pembaca.

e. Self-ekspressive purpose (tujuan pernyataan diri)
Tulisan ini bertujuan memperkenalkan atau menyatakan diri sang pengarang kepada para pembaca.

f. Creative purpose (tujuan kreatif)
Tujuan ini sangat erat hubungannya dengan pernyataan diri. Tetapi keinginan kreatif disini melebihi pernyataan diri dan melibatkan dirinya dengan keinginan untuk mencapai norma artistik, atau seni yang ideal. Tujuan yang bertujuan untuk mencapai nilai-nilai artistik atau kesenian.

g. Problem-solving purpose (tujuan pemecahan masalah)
Dalam tujuan ini, penulis ingin memecahkan masalah dengan cara menjelaskan serta meneliti secara cermat pikiran-pikiran dan gagasan-gagasannya sendiri agar dapat dimngerti oleh para pembaca.


Sedangkan Menurut Yunus (2015: 26) menyatakan bahwa tujuan menulis yang penting untuk dipahami, sebagai berikut.

1. Menceritakan sesuatu

Menulis menjadi sarana untuk menceritakan hal yang pantas dikisahkan kepada orang lain, seperti orang yang sedang bercerita.

2. Menginformasikan sesuatu
Menulis dapat menjadi informasi tentang hal-hal yang harus diketahui pembaca sehingga menjadi rujukan yang berguna.

3. Membujuk pembaca
Menulis dapat menjadi sarana untuk meyakinkan dan membujuki pembaca agar mau mengerti dan melakukan hal-hal yang disajikan dalam tulisan.

4. Mendidik pembaca
Menulis dapat menjadi sarana edukasi atau pendidikan bagi pembaca akan hal-hal yang seharusnya bisa lebih baik dari pemahaman dan kondisi saat ini.

5. Menghibur pembaca
Menulis dapat menjadi hiburan pembaca disaat waktu yang senggang agar lebih rileks dan memperoleh semangat baru dalam aktivitasnya. Sifat tulisan ini harus menyenangkan.

6. Memotivasi pembaca
Menuis seharusnya dapat menjadi sarana memotivasi pembaca untuk berpikir dan bertindak lebih baik dari yang sudah dilakukannya. Menulis untuk tujuan ini mulai beredar luas di masyarakat dan patut menjadi peluang bagi para penulis pemula.

7. Mengekspresikan perasaan dan emosi
Menulis pada dasarnya dapar menjadi ekspresi perasaan dan emosi seseorang sehingga memperoleh jalan keluar atas perasaan dan emosi yang dialaminya.
Share This Article :
M Khoirul Anam

CEO and Founder of EduPedia

TAMBAHKAN KOMENTAR

Berkomentarlah dengan cerdas dan santun

Emoticon
2882994598725087150