Saturday, September 1, 2018

Orangtua Hebat Mampu Tumbuhkan Budi Pekerti dan Budaya Prestasi Anak

Kunci keberhasilan menciptakan generasi yang hebat adalah melalui pendidikan keluarga. Lingkungan keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama untuk proses perkembangan serta pembentukan karakter anak. Orangtua merupakan sosok yang dijadikan panutan bagi anak-anaknya dimana sikap, perilaku, dan ucapannya akan terekam dalam benak mereka yang tanpa disadari akan dijadikan sebagai dasar dalam bersikap serta berperilaku sehari-hari. 


Orang tua hebat adalah orangtua yang memiliki karakter baik dan mampu menularkan nilai-nilai baik itu kepada anak-anaknya dengan memberikan contoh sebagai teladan yang baik bagi mereka. Orangtua yang hebat itu akan menunjukkan nilai-nilai religius, nasionalis, mandiri, integritas, dan gotong royong kepada anak-anaknya dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta rasa aman, nyaman, dan menyenangkan ketika anak-anak berada di lingkungan keluarga. 

Banyak sekali bentuk-bentuk dukungan yang dapat diberikan orangtua di rumah dalam rangka penumbuhan budi pekerti dan prestasi anak. Setiap keluarga memiliki cara-cara sendiri dalam mendidik anak-anak mereka di rumah dan cara-cara baik itu tentu perlu terus dilanjutkan. Namun, cara pengasuhan yang tidak sesuai tentu harus diubah, baik untuk perkembangan anak maupun perkembangan zaman. 

Oleh karena itu, orangtua tentu perlu terus belajar menjadi orangtua hebat Orangtua hebat perlu memastikan anak-anaknya berada di lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Beberapa caranya yaitu dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk bermain bersama teman sebayanya, mengajak anak membantu pekerjaan rumah sesuai dengan kemampuannya, dan berkomunikasi efektif dengan anak serta mengembangkan literasi keluarga dengan mengenalkan buku pada anak. 

Selain itu, orangtua hebat juga harus melindungi anak-anaknya dari kekerasan seksual. Anak harus dikenalkan tentang anggota tubuh yang harus diindungi dan tidak boleh ada orang yang menyentuhnya kecuali orangtua dan pengasuh yang dipercaya serta dokter dengan catatan didampingi oleh orangtuanya dan juga dengan seizin anak tersebut. Ajarkan pula anak tentang cara bereaksi yang tepat jika bagian-bagian tubuh yang dilindungi disentuh oleh orang lain, misalnya dengan lari dan berteriak “tidak mau”, “jangan”, “tidak”, “tolong”, dan lainnya. Bagian-bagian tubuh yang perlu dilindungi oleh anak meliputi mulut, dada, paha, dubur, dan alat kelamin. 

Selanjutnya orangtua hebat juga perlu mengenalkan pencegahan tindak pidana perdagangan orang kepada anak. Orangtua perlu mengajarkan anak untuk mewaspadai ajakan orang yang baru dikenal, membiasakan anak pergi dengan pengawasan orangtua, mengenalkan anak tentang tempat-tempat umum dan aturan yang berlaku serta mengajarkannya mencari informasi sederhana di tempat umum yang baru didatangi seperti bertanya kepada petugas berseragam dan lainnya. 

Pada usia ini, orangtua hebat juga perlu mempersiapkan anak-anaknya tentang masa akil balig dimana anak mengalami masa transisi antara masa anak-anak dan remaja. Bimbingan orangtua kepada anak pada masa-masa ini sangat diperlukan karena perubahan fisik, psikis, dan mulai berfungsinya organ reproduksi dapat sangat mengejutkan mereka. Orangtua harus meyakinkan anaknya bahwa perubahan-perubahan itu adalah normal dan terus menerus mendorong anak mencari informasi lebih jauh tentang pubertas dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan. 

Mengasuh anak pada tahap ini memiliki tantangan tersendiri dimana orangtua diharuskan terus belajar untuk mendampingi mereka. Orangtua perlu terlibat dalam pendidikan anak baik di rumah maupun di sekolah agar anak-anak memiliki dasar yang kuat di usia yang masih muda serta tumbuh menjadi sosok yang memiliki budi pekerti dan prestasi yang baik. 

Orangtua harus berperan aktif untuk mencegah ajaran ekstrim kepada anak dengan memberikan rasa aman, nyaman dan menyenangkan untuk tinggal di rumah serta orangtua diharakan mampu menjadi sahabat bagi anak. Selain itu, berikanlah pemahaman agama yang benar dan perkuat nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa dalam kehidupan sehari-hari mereka. Anak juga harus diberikan pemahaman akan bahaya gerakan radikalisme dan ajaklah mereka untuk mengenali tokoh-tokoh yang berintegritas serta bertanggung jawab dalam menyebarkan ajarannya.

Hanya seorang gelandangan yang sedang mencari tujuan hidup

Berkomentarlah dengan cerdas dan santun
EmoticonEmoticon