Passing Grade atau Nilai Ambang Batas CPNS - EduPedia

Passing Grade atau Nilai Ambang Batas CPNS

Pendaftaran tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 resmi dibuka serentak secara online pada tanggal 19 September 2018. Sistem pendaftaran itu dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional Badan Kepegawaian Negara (BKN) via https://sscn.bkn.go.id. Selanjutnya, proses seleksi CPNS 2018 akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN) baik untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), lalu dilanjutkan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). 

(Foto: Kemenpanrb, Passing Grade)

Peserta Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 harus memiliki nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) melewati nilai ambang batas (passing grade) yang telah ditentukan. Untuk dapat mengikuti seleksi lanjutan, peserta SKD harus melampaui nilai ambang batas (passing grade) seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri PANRB No. 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018.
Passing grade atau nilai ambang batas bagi peserta SKD dari kelompok pelamar jalur umum sama seperti tahun lalu, yakni 143 untuk TKP, 80 untuk TIU dan 75 untuk TWK. Selain nilai ambang batas, agar bisa mengikuti tahapan seleksi berikutnya, peserta harus lulus persyaratan administrasi terlebih dahulu.
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) harus dilalui oleh seluruh pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi. Seperti tahun lalu, pelaksanaan SKD CPNS tahun 2018 ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), dan kelulusan menggunakan nilai ambang batas (passing grade). 

Dalam seleksi CPNS 2018, nilai SKD memiliki bobot 40 persen, sementara Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bobotnya 60 persen. 

Setiap peserta SKD harus mengerjakan 100 soal yang terdiri dari soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soal, Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soal, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soal. 

TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) adalah alat ukur untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, bahasa Indonesia, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Ini juga mencakup sistem tata negara Indonesia, sejarah perjuangan bangsa, peran bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, serta kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar. 

Sedangkan TIU (Tes Intelegensia Umum) untuk menilai intelegensia peserta seleksi dalam kemampuan verbal atau kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulisan. Selain itu, kemampuan numerik, atau kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan di antara angka-angka. Kemampuan figural, yakni kemampuan yang berhubungan dengan kegesitan mental seseorang dalam menganalisa gambar, simbol, dan diagram. Selain itu juga kemampuan berpikir logis, atau penalaran secara runtut dan sistematis, serta kemampuan berpikir analisis, atau kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik. 

Dari setiap jawaban yang benar pada kelompok soal TWK dan TIU akan mendapat skor 5, dan yang salah nilainya nol (0). 

Kelompok soal ketiga adalah Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Soal-soal dalam kelompok soal ini mencakup hal-hal terkait dengan pelayanan publik, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, jejaring kerja, integritas diri, semangat berprestasi. 

Berbeda dengan dua kelompok soal sebelumnya yakni (TWK dan TIU), nilai untuk kelompok soal ini terbesar 5 dan tidak ada nilai nol (0) untuk setiap jawaban. Karena itu, peserta diimbau untuk menjawab seluruh soal pada TKP.

Itulah Nilai ambang batas atau passing grade bagi peserta SKD dari kelompok pelamar jalur umum. Jangan lupa belajar dan terus berdoa agar diberikan kemudahan dalam mengerjakannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

1 Response to "Passing Grade atau Nilai Ambang Batas CPNS"

  1. Mantap abang, jangan lupa kunjungan baliknya, Klik: http://www.fokusaktual.co.id/

    ReplyDelete

Berkomentarlah dengan cerdas dan santun

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel